Indikator berarti pointer, jarum; pengukur, meteran, display (http://id.w3dictionary.org/index.php?q=indikator) Bagaimana dengan indikator Standar Kompetensi? Kalau saya mengambil makna indikator=pengukur, maka pengukur “besar” Standar Kompetensi (SK) adalah Kompetensi Dasar (KD) (banyak guru tidak menyadari bahwa KD adalah indikator dari SK. Bagaimana dengan indikator KD. Indikator KD adalah SEMUA hal yang bisa dijadikan pengukur keberhasilan KD. Apakah indikator pada silabus sama dengan indikator pada RPP, apakah sama dengan indikator pada penilaian? Logikanya, indikator pada silabus lebih luas (BUKAN LEBIH BANYAK)dari indikator pada RPP. Indikator pada penilaian? Penilaian apa? Pada penilaian proses = indikator pada RPP. Penilaian hasil (UH) = indikator KD pada silabus. Indikator ulangan akhir semester? = pengukur penguasaan semua KD pada satu semester. Demikian seterusnya.
Contoh sederhana
Mendengarkan
memahami makna dalam percakapan transaksional dan interpersonal sangat sederhana untuk berinteraksi dengan lingkungan terdekat
1.1. Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) yang menggunakan ragam bahasa lisan sangat sederhana secara akurat, lancar dan berterima untuk berinteraksi dengan lingkungan terdekat yang melibatkan tindak tutur: menyapa orang yang belum/sudah dikenal, memperkenalkan diri sendiri/orang lain, dan memerintah atau melarang
1.2.Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) yang mengunakan ragam bahasa lisan sangat sederhana secara akurat, lancar dan berterima untuk beriteraksi dengan ling-kungan terdekat yang melibatkan tindak tutur : meminta dan memberi informasi, mengucapkan terima kasih, meminta maaf, dan mengung-kapkan kesantunan
Jadi “memahami makna dalam percakapan transaksional dan interpersonal sangat sederhana untuk berinteraksi dengan lingkungan terdekat” dapat diukur dengan
- menyapa orang yang belum/sudah dikenal, memperkenalkan diri sendiri/orang lain, dan memerintah atau melarang secara akurat, lancar dan berterima
- meminta dan memberi informasi, mengucapkan terima kasih, meminta maaf, dan mengung-kapkan kesantunan secara akurat, lancar dan berterima.
Bagaimana dengan mengukur menyapa orang yang belum/sudah dikenal, memperkenalkan diri sendiri/orang lain, dan memerintah atau melarang secara akurat, lancar dan berterima
Minimal harus ada indikator yang mengukur
- menyapa orang yang belum dikenal
- menyapa orang yang sudah dikenal
- memperkenalkan diri sendiri
- memperkenalkan orang lain
- memerintah, dan
- melarang
Sudah? Ya belum, kan belum ada ukuran:
- keakuratan,
- kelancaran,
- ke-berterimaan (CCU, sikap, dll)
Sudah? Ya belum, ada tidak materi atau ketrampilan prasyarat yang perlu dikuasai siswa untuk mencapai indikator di atas? Apa itu? Misalnya
- tata bahasa
- kosa kata:
- dll.
Seorang siswa bisa diketahui mampu atau memiliki kompetensi dasar:
“Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) yang menggunakan ragam bahasa lisan sangat sederhana secara akurat, lancar dan berterima untuk berinteraksi dengan lingkungan terdekat yang melibatkan tindak tutur: menyapa orang yang belum/sudah dikenal, memperkenalkan diri sendiri/orang lain, dan memerintah atau melarang”
bila setelah diuji menggunakan ukuran atau indikator di atas.
Bobot setiap indikator sama? Tentu tidak. Misalnya untuk indikator utama 50%, indikator prasyarat 25% dan indikator lainya 25% atau menurut professional judgement guru.
Selamat merenung
Filed under: Uncategorized







